Prestasi Perfilman Indonesia. Bangga!

Saya dapat artikel ini dari http://tulisankutentangfilm.blogspot.com/2011/04/film-indonesia-pada-berbagai-festival.html?showComment=1303745364734#c1612260918909751346


Madame X (2010) adalah debut penyutradaraan Lucky Kuswandi yang menjadi official selection pada Hongkong International Film Festival 2010 serta mendapatkan nominasi best production design untuk Eros Eflin dan best supporting actress untuk Shanty pada Asian Film Awards 2011.







Rumah Dara (2010) merupakan debut penyutradaraan Mo Brothers, film ini adalah versi panjang dari film pendek mereka sebelumnya Dara, yang menjadi bagian antologi Takut (2007). Shareefa Daanish yang memerankan Dara berhasil mendapatkan Best Actrees pada Puchon International Fantastic Film Festival (PiFan) 2009 di Korea Selatan.







Garuda di Dadaku (2009) hasil karya duet Salman Aristo dan Ifa Isfansyah yang diproduseri oleh Shanty Harmain diberikan penghargaan Best Film pada penyelenggaraan ke 6 Children and Youth Armenia International Film Festival 2010.








Sang Pemimpi (2008) yang merupakan sekuel Laskar Pelangi (2007) berhasil memboyong Audience Award dari Udine Far East Film Festival 2010 di Italia dan NETPAC Critics Jury Award dari Singapore International Film Festival 2010. Dan yang paling terbaru adalah berhasil meraih Premio Juvenile Award Fici Children Intenational Film Festival Madrid 2010.







Merantau (2009) menjadi Best Film ActionFest International Film Festival 2010? Sebuah penghargaan film aksi tahunan yang digelar di Asheville, North Carolina Amerika Serikat pada 15-18 April 2010. Merantau berhasil mengungguli kandidat lainnya seperti film silat Hong Kong yang dibintangi Donnie Yen, 14 Blades.







Jamila dan Sang Presiden (2009) karya Ratna Sarumpaet yang pernah dikirim untuk Academy Award Best Foreign Film 2009 menyabet dua penghargaan dalam Asian Film Festival Vesoul 2010 di Perancis. Dua penghargan itu yakni Prix de Public dan Prix Jury Lycen. Penghargaan lain adalah Best Original Score Asia Pacific Film Festival 2010 untuk Thoersi Argeswara.  






Perempuan Berkalung Surban (2009) karya Hanung Bramantyo menerima penghargaan Best Supporting Actress Asia Pacific Film Festival 2010 untuk aktris senior Widyawati








Pintu Terlarang (2009) karya terakhir Joko Anwar menjadi Best Film dalam Puchon International Fantastic Film Festival 2009 dan official selection Golden Kinnaree Award untuk Bangkok International Film Festival 2009. Bahkan pada tahun 2009 film ini menjadi salah satu dari 100 film terbaik dunia versi majalah “Sight and Soung” Inggris.





Tiga Doa Tiga Cinta (2008) karya perdana Nurman Hakim dinominasikan sebagai Best Children’s Feature Film pada Asia Pacific Screen Awards 2009. Meraih Grand Prize of International Jury pada Vesoul Festival of Asian Cinema 2009.







Laskar Pelangi (2007) adalah adaptasi dari novel berjudul sama oleh Riri Riza dan Mira Lesmana yang mendapatkan nominasi untuk 2 Kategori utama pada penyelenggaraan ke 3 Asian Film Awards yang digelar di Hongkong, yaitu Best Editing untuk Dono Waluyo dan Best Film. Untuk nominasi film terbaik Laskar Pelangi bersanding dengan Ponyo (Jepang), The Good the Bad the Weird (Korea Selatan), Tokyo Sonata (Jepang), Red Cliff (Hongkong) dan Forever Entralled (China). Laskar Pelangi juga mendapatkan Signis Award dalam Hongkong International Film Awards 2009. Penghargaan The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Films for Children and Young Adults, di Hamedan, Iran. Awal tahun 2010 lalu film ini kembali mendapatkan penghargaan, kali ini untuk Cut Mini sebagai Best Actress pada Brussels International Independent Film Festival. Dan yang paling terbaru adalah menjadi Best Film pada Asia Pacific Film Festival 2010.

The Blind Pig Who Wants to Fly (2008) adalah feature film perdana karya Edwin. Film yang di bintangi oleh Ladya Cheryl ini juga menjadi Official Selection dalam Pusan International Film Festival 2008, menjadi official selection Tiger Award Competition pada 2009 Rotterdam Film Festival dan mendapat penghargaan untuk Fipresci Prize, pada festival yang sama. Penghargaan Firepsci Prize kembali diraih film ini dari Singapore International Film Festival 2009, selain itu. Serta meraih Silver Montgolfiere dan Young Audience Award dari Nantes Three Continent Festival 2009.



Fiksi (2008) yang merupakan film feature perdananya Mouly Surya, memenangkan penghargaan Best Director dari Jakarta International Film Festival 2008 untuk Indonesia Feature Film Competition. Selain itu Fiksi juga diputar dibeberapa festival film international lainnya seperti di Pusan International Film Festival, NewYork Asian Film Festival.







The Photograph (2007) dibesut oleh sutradara wanita, Nan T. Achnas yang dibintangi oleh aktor senior Singapore Lim Khay Thong dan Shanty ini menyabet dua penghargaan pada penyelenggaraan ke 43 Karlovy Vary International Film Festival yang diselenggarakan tanggal 4-12 July 2008 di Karlovy Vary, Republik Ceko. The Photograph menyabet Special Jury Prize yang merupakan pemenang kedua dan penghargaan Ecumenical Jury Award di festival film paling bergengsi di Republik Ceko. Film The Photograph tersebut merupakan satu-satunya film dari Asia yang mendapat dua penghargaan sekaligus. 



Tiga Hari untuk Selamanya (2007) dari sutradara Riri Riza menerima Best Director dari Brussels International Independent Film Festival 2008.









Opera Jawa (2006) dari Sutradara Garin Nugroho memenangkan Best Original Score untuk Rahayu Supanggah pada penyelengaraan perdana Asian Film Awards 2007. Opera Jawa juga dinominasikan untuk Best Film yang bersaing dengan The Host (Korea), Love and Honor (Jepang), Exiled (Hongkong), Still Life (China) dan Curse of the Golden Flower (China). Nominasi Best Film dari Asia Pacific Screen Awards 2007. Menang Silver Screen Award Singapore International film Festival 2007. Serta juga menerima penghargaan Best Actress untuk Artika Sari Devi pada Brussels International Independent Film Festival 2008.



Denias Senandung di Atas Awan (2006) karya Jhon de Rantau berhasil menjadi yang terbaik untuk kategori Best Children’s Feature Film Asia Pacific Screen Awards 2007 serta meraih Best Film pada Indonesia Feature Film Competition Jakarta International Film Festival 2006.







Berbagi Suami (2006) yang didaftarkan untuk Academy Awards Best Foreign Film 2007, mendapat penghargaan Golden Orchid Award sebagai film terbaik pada  Hawaii International Film Festival 2006, mengalahkan film-film dari 47 negara yang berkompetisi. Sementara di Belgia pada Brussel International Independent Film Festival 2007, Nia Dinata dipredikatkan sebagai Best Director (Prix de la meilleure Réalisation).







Gie (2005) yang diangkat dari buku Catatan Seorang Demonstran karya sutradara Riri Riza, mendapatkan Best Asian Feature Film pada Singapore International Film Festival 2006 dan Special Jury Award dari Asia Pacific Film Festival 2006

Janji Joni (2005) karya perdana Joko Anwar mendapatkan penghargaan Best Editing pada Asia Pacific Film Festival 2005









Banyu Biru (2005) dari sutradara Teddy Soeriaatmadja menerima Most Promosing New Actress untuk Dian Sastrowardoyo Asia Pacific Film Festival 2005.








Ungu Violet (2005) debut penyutradaraan Rako Prijanto menerima Best Supporting Actress untuk aktris senior, Rima Melati dan nominasi Best Actress untuk Dian Sastrowardoyo








Kara Anak Sebatang Pohon (2005) karya Edwin menjadi film pendek Indonesia pertama yang secara resmi diputar pada Cannes Film Festival 2005 untuk Director’s Fortnight








Rindu Kami Padamu (2004) karya Garin Nugroho meraih penghargaan Best Film Cinefan – Festival of Asian and Arab Cinema 2005.









Impian Kemarau (2004) karya sutradara Ravi Bharwani meraih penghargaan Asian New Talent Award pada Shanghai International Film Festival 2004. Film ini juga mendapatkan nominasi Best Film pada Pusan International Film Festival, Bangkok International Film Festival dan Vladuvostok International Film Festival. Selain itu juga menjadi Official Selection pada Rotterdam International Film Festival, Barcellona Asian Film Festival, Split International Festival of New Film, Zanzibar International Film Festival dan Cork International Film Festival.

Biola tak Berdawai (2003) yang merupakan debut Sekar Ayu Asmara menerima penghargaan Best Actress pada Asia Pacific Film Festival 2003. Tahun 2004 film ini dipilih untuk mewakili Indonesia untuk Academy Awards Best Foreign Film.







Ca Bau Kan (2002) adalah adaptasi dari novel berjudul sama karya Remy Silado yang juga merupakan debut penyutradaraan Nia Dinata. Nia meraih penghargaan Best New Director pada Asia Pacific Film Festival 2002. Film ini juga menerima penghargaan Best Art Direction untuk ? pada festival yang sama. 




Eliana-Eliana (2002) karya Riri Riza mendapatkan penghargaan Best New Director pada Singapore International Film Festival 2002, serta penghargaan Dragon & Tiger Awards pada Vancouver International Film Festival 2002. Jajang C. Noer yang berperan sebagai ibu dari Eliana menerima penghargaan Best Actress pada Cinemaya Festival of Asian Cinema 2002 di New Delhi, India. Sedangkan untuk duet akting cemerlang Rachel Maryam dan Jajang C. Noer juga menerima penghargaan Best Actress pada Daeuville International Film Festival 2003.



 

Aku Ingin Menciummu Sekali Saja (2002) karya sutradara Garin Nugroho yang dibintangi aktris Lulu Tobing menerima penghargaan Netpac Award Berlin International Film Festival 2003


Pasir Berbisik (2001) yang merupakan karya kedua Nan T. Achnas setelah Kuldesak (199) menerima Most Promosing Director, Best Cinematography untuk Yadi Sugandi dan Best Sound untuk Phil Judd dan Hartanto dari Asia Pacific Film Festival 2001. Film ini juga menerima Netpac Award Special Mention pada Brisbane International Film Festival 2002, Fipresci Award pada Oslo Films from the South Festival 2002 dan Asian Trade Winds Special Jury pada Seattle International Film Festival 2002. Aktris Dian Sastrowardoyo yang berperan sebagai menerima penghargaan Best Actress pada Deauville Asian Film Festival 2002, di Perancis dan Singapore International Film Festival 2002, selain juga nominasi untuk Best Asian Feature pada festival yang sama. Film ini menjadi Official Selection pada Rotterdam Film Festival 2002.  

Puisi Tak Terkuburkan (2000) karya sutradara Garin Nugroho mendapatkan penghargaan Silver Leopard Locarno International Film Award 2000 dan Nominasi Silver Screen Award pada Singapore International Film Festival
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Batik Font 1

Nama Font: Batik Font 1
Kreator: Sutrisno Budiharto (Asia Culture)

Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009. (wikipedia)


Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Batik Dayak Font


Nama Font: Asmat Font 2007
Kreator: Sutrisno Budiharto (Asia Culture)


Dayak atau Daya adalah kumpulan berbagai subetnis Austronesia yang dianggap sebagai penduduk asli yang mendiami Pulau Kalimantan, lebih tepat lagi adalah yang memiliki budaya sungai dimasa sekarang yaitu setelah berkembangnya agama Islam di Borneo, sebelumnya Budaya masyarakat Dayak adalah Budaya Maritim atau bahari. Hampir semua nama sebutan orang Dayak mempunyai arti sebagai sesuatu yang berhubungan dengan "perhuluan" atau sungai, terutama pada nama-nama rumpun dan nama kekeluargaannya.

Seperti sebutan Bidayuh dari bahasa kekeluargaan Dayak Bidayauh itu sendiri yaitu asal kata "Bi" yang bearti "orang" dan Dayuh yang bearti " Hulu" jadi Bidayuh bearti "orang hulu". Sebutan Ot Danum yang berasal dari bahasa mereka sendiri yaitu asal kata "Ot" yang bearti hulu dan Danum yang bearti "air" jadi Ot Danum bearti Hulu Air ( sungai ) yaitu orang-orang yang bermukim di daerah hulu. Sebutan Biaju dari bahasa Biaju ( Lama / kuno ) sendiri yang berasal dari kata "Bi" yang bermakna "Orang" dan kata "Aju / Ngaju" yang bermakna hulu jadi Biaju bermakna "orang hulu". Di daerah sarawak Malaysia suku Dayak rumpun Apokayan ( Kayan, Kenyah dan Bahau ) sering disebut "Orang Ulu" ini juga merupakan pe-melayu-an dari kata " Apokayan" itu sendiri. 

Dari Wikipedia, oleh F. Boyle


Sementara itu warga Dayak Kendayan setelah kedatangan Islam oleh orang luar juga sering disebut "orang hulu" dan diterjemahkan ke dalam bahasa mereka sendiri dengan kata " Daya". Jadi sangat jelas bahwa sebutan Dayak ini adalah sebutan kolektif karena orang Dayak terdiri dari beragam budaya dan bahasa, yang kehidupannya sangat erat berhubungan dengan sungai ( Budaya Sungai ), hal ini disebabkan karena setelah kedatangan Islam hampir seluruh perkampungan orang-orang Borneo asli yang masih berbudaya asli ( Dayak ) banyak terdapat tidak di pesisir pantai laut lagi ( meski di beberapa wilayah masih terdapat di pesisir pantai Laut ), melainkan di sepanjang daerah aliran sungai ( DAS ). 

Kata Dayak sendiri selain berasal dari bahasa Dayak Kendayan, juga berasal dari bahasa Dayak kenyah dan Dayak lainnya, yakni dari istilah kata " Daya" yang memiliki dua arti yakni "daerah hulu" dan "kekuatan".
(sumber: Wikipedia)
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Wayang Obama



Nama Font: Wayang Obama
Kreator: Sutrisno Budiharto (Asia Culture)
Unduh: http://www.dafont.com/wayangobama.font

 Fon ini hanya mempunyai aksara kapital. Untuk aksara non-apital berisi gambar-gambar wayang dan juga ditambang dengan gambar Barrack Obama.
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Indonesian Arts Culture



Nama Font: Indonesian Arts Culture
Kreator: Sutrisno Budiharto (Asia Culture)
Unduh: http://www.dafont.com/indonesianartsculture.font

Font ini berisi berbagai gambar wayang.

Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Indonesia memeluk kepercayaan animisme berupa pemujaan roh nenek moyang yang disebut hyang atau dahyang, yang diwujudkan dalam bentuk arca atau gambar.

Wayang merupakan seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Pulau Jawa dan Bali. Pertunjukan wayang telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).



Ada versi wayang yang dimainkan oleh orang dengan memakai kostum, yang dikenal sebagai wayang orang, dan ada pula wayang yang berupa sekumpulan boneka yang dimainkan oleh dalang. Wayang yang dimainkan dalang ini diantaranya berupa wayang kulit atau wayang golek. Cerita yang dikisahkan dalam pagelaran wayang biasanya berasal dari Mahabharata dan Ramayana.

Pertunjukan wayang di setiap negara memiliki teknik dan gayanya sendiri, dengan demikian wayang Indonesia merupakan buatan orang Indonesia asli yang memiliki cerita, gaya dan dalang yang luar biasa.

Kadangkala repertoar cerita Panji dan cerita Menak (cerita-cerita Islam) dipentaskan pula.

Wayang, oleh para pendahulu negeri ini sangat mengandung arti yang sangat dalam. Sunan Kali Jaga dan Raden Patah sangat berjasa dalam mengembangkan Wayang. Para Wali di tanah Jawa sudah mengatur sedemikian rupa menjadi tiga bagian. Pertama Wayang Kulit di Jawa Timur, kedua Wayang Wong atau Wayang Orang di Jawa Tengah, dan ketiga Wayang Golek di Jawa Barat. Masing masing sangat bekaitan satu sama lain. Yaitu "Mana yang Isi (Wayang Wong) dan Mana yang Kulit (Wayang Kulit) harus dicari (Wayang Golek)".
(Sumber: Wikipedia)
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Asmat Font 2007




Nama Font: Asmat Font 2007
Kreator: Sutrisno Budiharto (Asia Culture)
Unduh: http://www.dafont.com/asmatfont2007.font

Suku Asmat adalah sebuah suku di Papua. Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. Populasi suku Asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. Kedua populasi ini saling berbeda satu sama lain dalam hal dialek, cara hidup, struktur sosial dan ritual. Populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi ke dalam dua bagian yaitu suku Bisman yang berada di antara sungai Sinesty dan sungai Nin serta suku Simai.

Sumber: Wikipedia, oleh Edi Wibowo


Ada banyak pertentangan di antara desa berbeda Asmat. Yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai Suku Asmat untuk membunuh musuhnya. Ketika musuh dibunuh, mayatnya dibawa ke kampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk dimakan bersama. Mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggalkan kepalanya. Otaknya dibungkus daun sago yang dipanggang dan dimakan.

Sekarang biasanya, kira-kira 100 sampai 1000 orang hidup di satu kampung. Setiap kampung punya satu rumah Bujang dan banyak rumah keluarga. Rumah Bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan. Rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga keluarga, yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri. Hari ini, ada kira-kira 70.000 orang Asmat hidup di Indonesia. Mayoritas anak-anak Asmat sedang bersekolah.
(sumber: Wikipedia)
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

BackgroundTipografi Bagus oleh Fontstruct

Background berbau Tipografi ini saya dapatkan di twitter sebagai background dari profil akun Fontstruct dan Fontstruct Live (versi update yang live). Background ini berisikan berbagai karya pembuat font di Fontstruct sehingga tiap huruf memiliki keunikan masing-masing, bahkan beberapa dari mereka adalah font dingbats (font kumpulan gambar).

Background ini sangat bagus dipakai untuk background blog dan web ataupun wallpaper desktop, atau juga bisa diedit kembali untuk menghasilkan karya grafis yang baru.

Berikut adalah backgroundnya (silakan di klik untuk memaksimalkan resolusi)



Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Unduh Font Peignot Gratis

Peignot dibuat dalam jenis huruf sans-serif, yang dirancang oleh A.M. Cassandre pada tahun 1937. Hal ini ditugaskan oleh type foundry di Perancis, Deberny & Peignot. Tipografi ini sangat unik karena tidak memiliki huruf kecil yang tradisional, tetapi di menempatkan sebuah "multi-kasus" menggabungkan huruf kecil dengan lowercase tradisional. Font ini mendapatkan popularitas pada poster-poster dan penerbitan iklan dari kali pertamanya dirilis akhir 1940-an. Penggunaan Peignot menurun seiring dengan pertumbuhan Gaya tipografi yang kurang disukai dekoratif, tipografi yang lebih objektif seperti Akzidenz-Grotesk lebih dipilih. Peignot mengalami kebangkitan pada tahun 1970-an sebagai jenis huruf yang digunakan di The Mary Tyler Moore Show. Sementara font ini sering diklasifikasikan sebagai font yang memiliki gaya "dekoratif," adalah huruf yang serius mengeksplorasi bentuk tipografi dan keterbacaannya.



Peignot sekarang menjadi merek dagang dari Linotype Corp terdaftar di US Patent dan Trademark Office dan mungkin terdaftar dalam yurisdiksi tertentu lainnya atas nama Linotype Corp atau pemegang lisensi yang Linotype GmbH. Saat ini didistribusikan secara individual dan dalam paket, oleh Adobe sebagai bagian dari Adobe Font Folio, dan juga oleh Linotype, dalam OpenType Linotype Essentials 2 Pack.

Font ini digunakan untuk logo Viacom "Pinball".


Unduh:


http://www.ziddu.com/download/14586616/Peignot.rar.html
http://uploading.com/files/87e5d2b6/Peignot.rar/
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Daftar Bobot Font yang Sering Digunakan

Bobot font adalah ketebalan dari karakter outline relatif terhadap tinggi font mereka.



Berat dasar berbeda antara tipografi satu dengan tipografi lainnya, yang berarti satu font yang normal mungkin muncul lebih tebal daripada beberapa font normal lainnya. Sebagai contoh, font dimaksudkan untuk digunakan dalam poster seringkali cukup tebal secara default sedangkan font untuk teks yang agak ringan. Oleh karena itu bobot dalam font mungkin sekali berbeda dalam hal bobot font yang lainnya.

Ada banyak nama yang digunakan untuk menggambarkan bobot font dalam namanya, berbeda antara type foundry dan desainer, tapi  biasanya pembuat font menggunakan tambahan nama-nama sebagai berikut:
  • Hairline
  • Thin
  • Ultra-light
  • Extra-light
  • Light
  • Book
  • Normal / regular / roman / plain
  • Medium
  • Demi-bold / semi-bold
  • Bold
  • Extra-bold / extra
  • Heavy
  • Black
  • Extra-black
  • Ultra-black / ultra

Istilah normal, regular dan plain, kadang-kadang juga book, juga digunakan untuk font standar bobot font. Keduanya muncul dan mempunyai perberbedaan, book sering lebih ringan dari pada regular, tapi dalam beberapa tipografi lain itu boleh jadi lebih tebal.


Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Font Logo KASKUS.US

Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar dan nomer 1 Indonesia dan penggunanya disebut dengan Kaskuser. Kaskus lahir pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yaitu Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan, yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT Darta Media Indonesia. Situs yang memiliki lebih dari 2,5 juta pengguna ini, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk, bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 900 ribu orang, dengan jumlah page view melebihi 15.000.000 setiap harinya. Hingga saat ini Kaskus sudah mempunyai lebih dari 250 juta posting.

Menurut Alexa.com, pada bulan Desember 2010 Kaskus berada di peringkat 251 dunia dan menduduki peringkat 6 situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.
(wikipedia)


Font yang digunakan dalam font ini adalah Eurostile (menurut http://javalizer.blogspot.com/2010/04/eurostile-extended-black-for-kaskus.html)

Tautan pengunduhan:

http://www.ziddu.com/download/14579541/Eurostile.zip.html
Diposkan oleh : Adien Gunarta
1 Comments

Gill Sans Gratis

Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans-serif yang dirancang oleh Eric Gill.

Rancangan aslinya muncul tahun 1926 ketika Douglas Cleverdon membuka toko buku di kota kelahirannya, Bristol, dimana Eric Gill melukis fasia di atas jendela di sans-serif kapital yang akhirnya dikenal sebagai Gill Sans. Di samping itu, Gill telah membuat sketsa desain untuk Cleverdon, dimaksudkan sebagai panduan bagi dia untuk membuat yang seperti itu lagi di masa mendatang.



Gill dikembangkan lebih lanjut menjadi sebuah keluarga font setelah Stanley Morison menugaskan pengembangan Gill Sans untuk menyaingi font family Erbar, Futura dan Kabel yang diluncurkan di Jerman selama tahun 1920 yang terakhir. Gill Sans kemudian dirilis pada tahun 1928 oleh Monotype Corporation.

Gill Sans menjadi populer ketika pada tahun 1929 Cecil Dandridge menugaskan Eric Gill untuk membuat Gill Sans yang akan digunakan London and North Eastern Railway untuk jenis huruf unik bagi semua poster LNER dan bahan untuk publikasi.

Unduh :

 http://www.ziddu.com/download/14578725/Gillsans.rar.html

http://uploading.com/files/63f7ea9c/Gillsans.rar/
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Unduh Font Bodoni Gratis

Font Bodoni adalah serangkaian tipografi serif pertama, dirancang oleh Giambattista Bodoni (1740-1813) pada tahun 1798. Font ini diklasifikasikan sebagai Didone modern. Bodoni mengikuti ide dari John Baskerville, seperti yang ditemukan dalam tipe pencetakan Baskerville, yang kontras dan stroke meningkat, lebih vertikal sedikit pekat, huruf besar, tetapi membawa mereka pada akhir yang lebih ekstrim. Bodoni memiliki karir yang panjang dan desainnya berevolusi dan berbeda, berakhir dengan struktur huruf yang sempit dan datar, serif unbracketed, kontras ekstrem antara stroke tebal dan tipis, dan konstruksi geometris secara keseluruhan. Meskipun desain ini kemudian adalah sah disebut "modern", desain sebelumnya adalah "transisi". Di antara versi digital, ada dua contoh, baik dari periode modern, maupun transisi: Sumner Stone ITC Bodoni, dan Gunther Lange "Bodoni Old Face" untuk Berthold. Hampir semua versi lainnya merupakan gaya yang paling ekstrim dari Font Bodoni.



Bodoni mengagumi karya John Baskerville dan mempelajari secara rinci pembuat font di Perancis, Pierre Simon Fournier dan Firmin Didot. Meskipun ia menarik inspirasi dari karya para desainer (gaya Didot), tidak ada keraguan atas Bodoni yang menemukan gayanya tersendiri, yang sepantasnya memperoleh penerimaan di seluruh dunia percetakan.

Unduh fontnya disini:

http://www.ziddu.com/download/14578726/Bodoni.rar.html
http://uploading.com/files/53am84d2/Bodoni.rar/
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments

Unduh Futura Gratis

Dalam tipografi, Futura adalah sebuah font sans-serif geometris yang didesain pada tahun 1927 oleh Paul Renner. Font ini didasarkan pada bentuk-bentuk geometris yang merepresentatifkan unsur visual dari gaya Bauhaus (919–1933). Dibawah naungan Bauer type foundry, Futura dirilis secara resmi pada tahun 1927.



Futura mempunyai kesan yang efisien dan futuristis. Font ini diturunkan dari bentuk geometris sederhana (mendekati bentuk lingkaran, segitiga dan kotaksempurna) dan Font ini berdasar pada strokes yang dekat dan tebal, yang mana sangat minim kontras antara stroke satu dengan lainnya. Hali ini paling mudah dilihat di huruf "o" yang mana stroke sangat terlihat bundar. Dalam desain Futura, Renner menghindari dekorasi yang tidak dibutuhkan sehingga terkesan sederhana dan bersih. Lowercase mempunyai ascender yang tinggi, yang sampai di atas cap line. Karakter-karakter uppercase menyajikan ukuran yang mirip dengan huruf kapital tipe Roman clasik.

Unduh font berikut ini:

http://www.ziddu.com/download/14571510/Futura.rar.html

http://uploading.com/files/9d49761c/Futura.rar/
Diposkan oleh : Adien Gunarta
0 Comments